Ticker

6/recent/ticker-posts

Perkuat Persatuan dan Penguatan Gerakan Mahasiswa, BEM Nusantara Selenggarakan Pratemu ke-XV

 

(Orasi Yang dilakukan Peserta Aksi (Pratemu BEM Nusantara) pada Aksi Mimbas Bebas di Kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta.)

Yogyakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara menyelenggarakan Pra Temu BEM Nusantara yang ke-XV pada 27 hingga 30 Juni 2026 di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi nasional yang mempertemukan perwakilan mahasiswa dari sekitar tujuh ratus perguruan tinggi di seluruh Indonesia, mulai dari perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS), yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Aceh hingga Papua.


Mengusung semangat persatuan dan penguatan gerakan mahasiswa, pertemuan BEM Nusantara XV menjadi ruang strategis untuk menyatukan gagasan, memetakan persoalan di setiap daerah, serta merumuskan langkah-langkah gerakan nasional yang responsif terhadap berbagai permasalahan di Indonesia. Berbagai isu strategis yang berkembang di daerah dibahas secara komprehensif untuk kemudian dirumuskan menjadi agenda perjuangan dan tuntutan bersama BEM Nusantara di tingkat nasional.


Forum ini juga menjadi wadah untuk menyusun strategi gerakan yang bersifat terdesentralisasi namun tetap berada dalam satu kesatuan komando dan visi perjuangan. Dengan model tersebut, setiap wilayah dapat bergerak sesuai konteks persoalan lokal tanpa kehilangan arah gerakan nasional.


Konsolidasi ini diharapkan mampu memperkuat fungsi mahasiswa sebagai kekuatan moral dan kontrol sosial dalam menjalankan prinsip checks and balances terhadap setiap kebijakan pemerintah. Menurut Zulfan, Wakil Presiden Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Saizu, kegiatan ini menjadi upaya menjaga demokrasi dan kepentingan masyarakat luas.


“Dengan adanya pratemu BEM Nusantara ke XV ini, diharapkan mampu untuk memperkuat mahasiswa terhadap kebijakan yang dihasilkan oleh masyarakat,” ujarnya.

(Gelaran Pratemu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara XV, di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, 27 hingga 30 Juni 2026.)

Tidak berhenti pada diskusi dan penyusunan gagasan, hasil konsolidasi diwujudkan melalui aksi nyata. Sebagai tuan rumah penyelenggara, BEM Nusantara Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Aksi Mimbar Bebas di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, salah satu ruang publik yang memiliki nilai historis sebagai pusat penyampaian aspirasi masyarakat.


Aksi tersebut menjadi simbol bahwa suara mahasiswa tidak hanya berhenti di ruang-ruang forum, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat. Melalui orasi, penyampaian pernyataan sikap, dan penyebarluasan berbagai isu nasional, mahasiswa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memahami berbagai persoalan yang tengah dihadapi Indonesia, mulai dari wilayah paling barat hingga paling timur, dari Sabang sampai Merauke.


Pra Temu BEM Nusantara XV menegaskan komitmen mahasiswa Indonesia untuk terus memperkuat persatuan gerakan, membangun tradisi intelektual yang kritis, serta mengawal jalannya pemerintahan melalui cara-cara yang konstitusional, demokratis, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Konsolidasi nasional ini diharapkan menjadi fondasi lahirnya gerakan mahasiswa yang semakin solid, terukur, dan berdampak dalam menjawab berbagai persoalan bangsa.


“Kami (Mahasiswa) berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dan mengawal jalannya pemerintahan demi kepentingan masyarakat,” pungkas Zulfan.

Penulis: Muhammad Zulfan Azmi

Editor: Novandi Ali Akbar, Alwa Shofwah 



Posting Komentar

0 Komentar