![]() |
| (Potret Para Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Saizu Sekaligus Peserta Kunjungan Media Sedang Mencoba Secara Langsung Menjadi Reporter di Media SCTV, Dok. HMPS KPI) |
Purbalingga – Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (HMPS KPI) UIN Saizu menyelenggarakan program kerja "Kunjungan Media" ke DKI Jakarta pada Selasa (7/7/2026). Rombongan mahasiswa berkumpul dan berangkat pada malam hari dari pelataran parkir Kampus 2 UIN Saizu yang terletak di Purbalingga.
Kegiatan akademik yang berlangsung selama satu hari satu malam tersebut dijadwalkan selesai pada hari berikutnya. Perjalanan ini bertujuan mengunjungi Lembaga Sensor Film Republik Indonesia (LSF RI), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), SCTV, Suara.com, serta diakhiri dengan destinasi wisata di Kota Tua sebelum kembali ke Purbalingga.
Dalam perjalanannya mengunjungi tempat-tempat di ibu kota, pihak panitia pelaksana sempat mengalami beberapa hambatan teknis. Masalah tersebut berkaitan dengan keterbatasan lahan parkir kendaraan besar di sekitar kantor media yang menjadi tujuan kunjungan.
"Teknis terbesar yaitu saat di media KPI dan suara.com. Kami sulit mencari tempat parkir untuk kendaraan, sehingga kami di drop off di depan media nya lalu kendaraan kita agak sulit mencari lahan parkir," ujar Ketua Pelaksana Kunjungan Media, Erza Bagas.
Selain area perkantoran media, pihak panitia juga mengidentifikasi titik krusial lain yang diantisipasi selama berada di ibu kota. Area yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi bagi pengawasan peserta tersebut berada di kawasan wisata sejarah.
"Untuk cara mengantisipasi supaya peserta tidak ada yang hilang kami menggunakan pdh pada saat di kota tua dan selalu mengabarkan lewat chat dan selalu kordinasi sesama panitia lain nya," tambahnya.
Pihak HMPS KPI memiliki latar belakang dan alasan tersendiri dalam menentukan setiap lokasi yang dikunjungi di Jakarta. Pilihan tempat tersebut disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi mahasiswa serta popularitas media di tengah masyarakat.
Ketua HMPS KPI, Najwa Khairunnisa, menyatakan bahwa SCTV dipilih karena memiliki rating penyiaran film dan berita yang diminati banyak masyarakat, sedangkan suara.com dipilih sebagai media nasional eksis yang menekankan aspek anti-mainstream. Ia juga menerangkan mengenai alasan pemilihan tujuan yang lainnya seperti Lembaga Sensor Film (LSF) dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang merupakan tonggak penyiaran di Indonesia.
"LSF RI dipilih karena selaras dengan mata kuliah produksi film di program studi (KPI) yang tidak hanya fokus pada penyiaran tapi juga dibidang perfilman. LSF juga memberikan edukasi tentang bagaimana cara pembuatan serta aturan lulus sensor dalam film," ujar Najwa.
Melalui pemilihan lokasi-lokasi strategis tersebut, pimpinan organisasi mahasiswa ini menyematkan harapan besar bagi masa depan program studi. Kunjungan ini diproyeksikan dapat membuka jalan bagi kelanjutan hubungan kelembagaan yang saling menguntungkan.
Najwa Khairunnisa berharap hubungan baik dengan media-media tersebut dapat terus berlanjut agar generasi penerus dapat melaksanakan kunjungan serupa di masa mendatang. Ia juga memiliki harapan agar kedepannnya ada mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam yang dapat melaksanakan magang di beberepa media atau lembaga terkait.
Selama
jalannya kunjungan ke berbagai instansi media tersebut, rombongan mahasiswa
yang hadir menunjukkan antusiasme yang tinggi. Salah satu mahasiswi peserta
menyampaikan ketertarikannya terhadap kesempatan melihat langsung dunia kerja
jurnalistik secara nyata.
Seorang mahasiswi KPI, Farra, mengungkapkan bahwa dirinya tertarik mengikuti kegiatan ini untuk menambah wawasan penyiaran serta melihat langsung proses kerja media. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan yang paling berkesan yakni Ketika melakukan kunjungan di SCTV.
"Bagian
yang paling berkesan bagi saya adalah saat kunjungan ke SCTV. Di sana saya bisa
melihat langsung proses produksi siaran dan mendapat kesempatan mencoba menjadi
penyiar di studio, sehingga menjadi pengalaman yang sangat menarik bagi
saya," terang Farra.
Bagi
organisasi mahasiswa, kegiatan luar kampus ini dinilai memiliki makna yang
sangat besar bagi pengembangan kompetensi objektif peserta. Program ini
dirancang untuk menjembatani teori akademik dengan realitas di industri
komunikasi.
Najwa Khairunnisa menjelaskan bahwa acara kunjungan media ini bertujuan mengenalkan mahasiswa KPI dalam dunia industri media dan melihat langsung proses produksi baik di televisi maupun media anti-mainstream. Menurut Najwa, kunjungan tersebut bukan sekadar kunjungan semata, melainkan cara HMPS KPI untuk menumbuhkan jaringan-jaringan kerja sama tingkat nasional.
Penulis: Muhammad Faqih Rasito
Reporter: Ahmad Zubair, Laesya Ziqni Rimadhani, Faizatun Nadifah
Editor: Novandi Ali Akbar, Alwa Shofwah
.jpeg)

0 Komentar