![]() |
| (Potret kegiatan out bound pada visitasi "Sambang" antara LPM Obsesi UIN Saizu dengan LPM Solidaritas Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsoed di Taman Botani Baturaden. dok: LPM Obsesi) |
Baturraden – Lembaga
Pers Mahasiswa (LPM) Solidaritas Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) telah menggelar visitasi dan bonding
dengan LPM Obsesi UIN Saizu di Taman Botani, Baturaden, pada Minggu (7/6/2026).
Acara yang diinisiasi oleh LPM Solidaritas dan LPM Obsesi bertujuan untuk
menciptakan kolaborasi dan pertukaran ilmu serta informasi antar Lembaga.
Lecya, selaku Wakil Pimpinan Umum LPM Solidaritas menuturkan
bahwa kedua pihak ingin menambah pembaharuan tema dari visitasi. Menurutnya
sambang merupakan bentuk kolaborasi nyata yang diusung guna pembaharuan dan
wadah para peserta untuk lebih mengenal satu sama lain.
“Dari pihak LPM Obsesi mereka ingin ada pembaharuan tema
dari visitasi, kita mengajukan visitasi atau sambang dan bonding karena pada
waktu tersebut Solid akan mengadakan bonding,” ujarnya.

(Sesi penyerahan secara simbolis antara Pimpinan Umum (PU) LPM Obsesi dan LPM Solidaritas. Dok: LPM Obsesi)
Ia menambahkan, kolaborasi dikemas dalam bentuk perkenalan
kedua LPM, Forum Group Discussion (FGD) antar divisi yang saling
berhubungan. Kemudian kegiatan dilanjut dengan mengerjakan tugas yang sudah
disepakati sebagai output dari FGD.
"Kolaborasi sama seperti sambang sebelumnya, perkenalan
bidang-bidang kedua LPM, FGD yang sudah dipasangkan antar divisi, terus ada
juga praktik, games dan melukis," sambung Lecya.
Ia berharap dengan adanya kegiatan sambang dan bonding dapat
menjadi ajang menjalin relasi sesama pers mahasiswa. Kemudian Lecya memberi
pesan bahwa masing-masing LPM dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk
saling bertukar ilmu, informasi baru, dan menjalin relasi.
Acara sambang dan bonding ini juga secara tidak
langsung melibatkan partisipasi dari seluruh anggota kedua LPM. Ahmad, salah
satu anggota LPM Obsesi mengatakan bahwa acara ini sangat interaktif
dikarenakan ada sesi FGD antar divisi dari kedua LPM.
“Sesi FGD ini sangat interaktif dikarenakan kita sebagai
divisi yang sama namun dari LPM yang berbeda dapat berkomunikasi secara
langsung,” tutupnya.
Penulis:
Safira Azzahra
Reporter:
Safira, Salwa
.jpeg)
0 Komentar