![]() |
| (Gedung Rektorat UIN Saizu Purwokerto yang dihiasi spanduk ucapan selamat datang kepada para mahasiswa baru. Doc.LPM Obsesi) |
Purwokerto (18/08/2026)— Universitas Islam Negeri Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali memeriahkan lingkungan kampusnya melalui gelaran Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026. Agenda tahunan ini menjadi momentum krusial bagi para mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat tradisi akademik, organisasi kemahasiswaan, serta nilai-nilai dasar yang diusung oleh kampus. Atmosfer dinamika kampus bernuansa Islami ini terasa makin hidup dengan antusiasme ribuan peserta yang memadati area universitas sejak pagi hari.
Pelaksanaan PBAK tahun ini tampil beda dengan menghadirkan deretan terobosan baru, mulai dari tata kelola konsep acara yang megah, penguatan alur koordinasi teknis panitia, hingga komitmen nyata terhadap nilai-nilai inklusivitas. Kegiatan yang berlangsung secara tertib, kondusif, dan tepat waktu sesuai jadwal ini melibatkan sebanyak 2.830 mahasiswa baru yang berasal dari berbagai latar belakang fakultas serta jurusan.
Ketua Pelaksana PBAK UIN Saizu 2026, Faris Alfiansyah Nurramdhani, menyampaikan bahwa persiapan matang telah dilakukan jauh-jauh hari guna memastikan seluruh rangkaian acara dapat berjalan secara optimal sesuai perencanaan yang diusung oleh panitia.
"Saya menilai kegiatan PBAK tahun ini cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dari segi atribut penampilan, peserta kini sudah menggunakan jas almamater secara seragam. Pada opening ceremony, kami juga membawa hal baru dengan menggabungkan empat UKM sekaligus dalam satu sesi pertunjukan, yaitu UKM Faktapala, UKK Pramuka, UKM Teater, dan UKM Karawitan," ujar Faris saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Ia menjelaskan bahwa persiapan teknis serta latihan kolaborasi lintas seni tersebut telah digodok intensif selama dua bulan penuh. Untuk menyiasati kendala alokasi waktu yang relatif singkat dan beban kerja persiapan yang cukup menguras tenaga, panitia membagi struktur kerja menjadi dua tim fokus utama, yakni tim konseptor di divisi acara dan tim operasional di divisi lapangan.
Guna memperlancar alur komunikasi antar panitia lintas fakultas yang sebelumnya belum saling mengenal secara personal, pihak panitia menerapkan inovasi berupa penggunaan kode warna pada atribut slayer. Pendamping mahasiswa mengenakan slayer berwarna kuning, sedangkan divisi acara menggunakan slayer warna biru. Strategi sederhana ini terbukti sangat ampuh mempermudah proses identifikasi peran, pengawalan peserta, serta kelancaran alur koordinasi di area lapangan.
Selain kemeriahan visual dan kehandalan memanajemen acara, PBAK UIN Saizu 2026 menitikberatkan perhatian pada semangat kesetaraan hak. Hal ini ditunjukkan secara nyata pada prosesi simbolis penyematan tanda peserta mahasiswa baru di panggung utama.
"Tahun ini kita mengusung tema besar yang inklusif. Pada prosesi penyerahan dan penyematan tanda mahasiswa baru, kami sengaja menggaet kawan-kawan mahasiswa disabilitas. Tujuannya adalah menghadirkan ruang yang benar-benar inklusif bagi seluruh elemen tanpa membeda-bedakan satu sama lain," tegas Faris dengan penuh semangat.
Meskipun seluruh rangkaian kegiatan mulai dari tahap Technical Meeting hingga hari pelaksanaan utama berjalan dengan lancar, Faris memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras ratusan panitia sembari tetap menyampaikan beberapa catatan evaluasi. Menurutnya, kendala utama yang dirasakan berada pada sektor efektivitas komunikasi lapangan yang disebabkan karna adanya keterbatasan rasio alat komunikasi saat harus mengondisikan peserta dan juga perbandingan jumlah panitia yang hanya ratusan orang dengan jumlah peserta yang ribuan juga turut menjadi tantangan.
Melalui catatan evaluasi tersebut, pihak panitia berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas sistem komunikasi dalam ruang lingkup massa yang besar. Hal ini penting agar pelaksanaan PBAK UIN Saizu di masa mendatang dapat berjalan semakin solid, profesional, serta memastikan seluruh mahasiswa baru menjalani masa orientasi dengan perasaan bahagia, nyaman, dan berkesan.

0 Komentar