Purwokerto - Himpunan mahasiswa Program Studi (HMPS) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) menggelar Seminar Nasional sebagai pembuka Communication Festival (Comfest). Acara ini digelar di Auditorium Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (Uin Saizu) Purwokerto, Sabtu, (10/10/26).
Bertemakan “Culture in Cinema: Every Frame Tells Our Story”, seminar ini menjadi ruang belajar bagi para mahasiswa terutama mahasiswa KPI. Dengan adanya gelaran ini, mahasiswa akan lebih paham dalam mengenal industri perfilman dan proses penyampaian pesan melalui film.
Vaisal Anas Dwi Setiawan, ketua pelaksana Comfest 2026 menuturkan bahwa seminar ini diselenggarakan guna memberikan gambaran awal mengenai dunia perfilman sekaligus membuka wawasan mahasiswa KPI tentang peluang di dalam bidang yang selama ini mereka pelajari. Menurutnya seminar ini juga menjadi wadah untuk mengenalkan mahasiswa KPI sebelum mengampu mata kuliah perfilm-an pada semester lima nanti.
“Jadi kita panitia ingin mewadahi teman-teman KPI khususnya, terutama kita akan di semester lima nantinya kita akan ada matakuliah perfilman, jadi acara ini sebagai persiapan kita,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa dunia perfilman tidak hanya berkaitan dengan hiburan semata, melainkan juga melibatkan proses kreatif, komunikasi, distribusi pesan, dan aspek ekonomi yang sangat relevan dengan dunia karir saat ini. Vaisal melihat adanya potensi per-ekonomian besar yang dapat dihasilkan melalui industri film.
“Kita melihat bahwasannya industri perfilman itu berpotensial, nanti kita mencoba untuk mengulik di seminar kali ini. Kita mencoba untuk memberikan wawasan bahwasannya industri film itu, tidak hanya sekitar hiburan tapi juga pemutaran ekonomi yang lumayan besar,” terang Vaisal.
Peserta seminar, Endah Nurlaila Sari, menyadari besarnya peluang mahasiswa KPI untuk masuk ke industri layar lebar meskipun tidak berasal dari prodi khusus perfilman. Keyakinan ini menguat setelah ia mengetahui adanya alumni mahasiswa KPI yang sukses terlibat dalam produksi film berjudul Tamu Maghrib.
"Keterlibatan alumni tersebut menyadarkan saya bahwa sukses di perfilman bisa dimulai dari ilmu yang kita dapatkan selama kuliah," tuturnya.
Aila kemudian menegaskan bahwa mahasiswa KPI sangatlah layak untuk dilibatkan dalam perkembangan industri film Indonesia. Kondisi ini dilatarbelakangi oleh keterampilan yang mahasiswa KPI dapatkan selama perkuliahan seperti pengetahuan mendalam terkait komunikasi, penggunaan media dengan optimal, dan penyampaian pesan kepada masyarakat secara efektif.
Melalui penyelenggaraan Comfest 2026 ini, mahasiswa KPI diharapkan tidak sekadar menjadi penikmat karya sinema di masa depan. Mereka memiliki peluang emas untuk menjadikan keterampilan komunikasi sebagai modal utama dalam menciptakan karya film yang merepresentasikan cerita masyarakat.
Penulis: Ahmad Zubair
Reporter: Muhammad Latif Aldiansyah, Aulia Dwi Septiani
Dokumentasi: Muhammad Sahrul Rayhan, Muhammad Athaya Sofwa
Editor: Novandi Ali Akbar, Muhamad Saepul Saputra



0 Komentar